Mengatasi Keringat Dingin

Setiap manusia memiliki dua hingga empat juta kelenjar keringat di seluruh tubuhnya. Kelenjar keringat diklasifikasikan berdasarkan jenis; kelenjar ekrin dan apokrin. Keringat yang keluar dari paha dan ketiak bagian atas adalah tanda pertama dari keringat dingin. Jadi, tahukah Anda cara mengatasi keringat dingin? Lihat jawabannya di artikel berikut.
Memahami gejala munculnya keringat dingin

Sebelum mempelajari cara mengatasi keringat dingin, Anda perlu memahami gejala kondisi ini. Umumnya, keringat dingin muncul atau muncul sebagai bentuk respons tubuh terhadap ancaman yang datang dari luar tubuh. Saat itu, tubuh merasa stres untuk mengeluarkan keringat dingin.

Keringat dingin biasanya hanya muncul di area tertentu, misalnya di telapak tangan, di ketiak atau di telapak kaki. Berbeda dengan berkeringat pada umumnya yang bisa terjadi di seluruh tubuh. Keringat dingin juga tidak disebabkan oleh suhu tubuh yang terlalu panas atau olahraga yang terlalu intens, seperti keringat normal.

Keringat dingin juga bisa terjadi di pagi hari, sore hari, malam hari, hingga malam hari. Itu tergantung kapan keringat dingin mulai. Berbeda dengan keringat malam yang hanya bisa terjadi di malam hari atau saat Anda tidur.

Ada beberapa kondisi kesehatan yang berpotensi memicu keringat dingin, termasuk syok, beberapa infeksi, pusing, stres, kecemasan, migrain, hipoksia, serangan jantung, hipoglikemia, dan banyak lagi. Keringat dingin biasanya disertai dengan gejala lain, tergantung pada penyebabnya.

Gejala lain yang dapat terjadi bersamaan dengan keringat dingin adalah detak jantung yang lebih kuat, bunyi berputar-putar, pernapasan pada kelenjar keringat terbuka, pelepasan endorfin dan kurangnya aliran darah ke sistem pencernaan, menyebabkan berkurangnya produksi saliva dan mulut kering.

Mengatasi Keringat Dingin

Jika Anda sudah memahami gejala yang terjadi ketika keringat dingin terjadi, Anda juga harus memahami cara menanganinya.
4 cara mengatasi keringat dingin

Faktanya, jika Anda ingin mengatasi keringat dingin, Anda perlu mencari tahu penyebab kondisi ini. Dengan mengatasi penyebabnya, kemungkinan keringat dingin juga akan teratasi. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk mengurangi risiko keringat dingin. Periksa penjelasannya sebagai berikut.

  1. Penggunaan obat-obatan

Untuk mengatasi keringat dingin, Anda bisa menggunakan beberapa obat yang berkaitan dengan penyebab munculnya keringat. Obat-obatan yang mungkin dapat Anda gunakan termasuk:

Pemblokir saraf. Anda dapat menggunakan obat-obatan ini untuk memblokir saraf dari memberikan sinyal ke otak untuk menghasilkan keringat.
Antidepresan. Obat ini dapat digunakan untuk mengobati penyebab keringat dingin seperti gangguan kecemasan.

Namun, sebelum menggunakan obat untuk mengobati keringat dingin, pastikan Anda yakin penyebab keringat dingin yang Anda alami. Selain itu, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu tentang kondisi Anda dan obat-obatan yang digunakan.

  1. Olahraga

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi keringat dingin adalah dengan meningkatkan olahraga. Pilih jenis olahraga yang tidak terlalu berat dan dapat membantu Anda mengurangi stres, seperti yoga dan jenis olahraga santai lainnya.

Yoga, meditasi, dan olahraga relaksasi dapat sangat membantu dalam mengurangi stres dan kecemasan sehingga Anda bisa lebih tenang dan santai. Lakukan aktivitas ini secara teratur untuk mengurangi risiko mengalami kondisi ini.

  1. Terapkan diet sehat

Pada beberapa orang, makanan dan minuman tertentu dapat memicu tubuh untuk menghasilkan lebih banyak keringat. Ini juga bisa terjadi ketika Anda merasakan keringat dingin.

Jika Anda ingin mengatasi gejala keringat dingin, Anda perlu mengurangi asupan kafein yang berpotensi meningkatkan produksi keringat.

Lebih baik, tetap minum air mineral sepanjang hari untuk menghindari dehidrasi. Mengurangi rokok dan konsumsi alkohol juga dapat membantu Anda mencegah keringat dingin.

  1. Menjaga kebersihan tubuh

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi keringat dingin adalah menjaga tubuh Anda tetap bersih. Ini dapat mencegah risiko bau badan karena keringat terus-menerus.

Salah satu cara untuk tetap bersih adalah mandi dengan sabun antibakteri yang dapat membantu Anda mengurangi bau badan yang disebabkan oleh produksi keringat dingin yang berlebihan.

Pastikan juga area tubuh yang terkena keringat dingin tetap kering, sehingga mengurangi jumlah bakteri yang menyebabkan bau badan dan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh keringat dingin.

Baca Juga :